Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Draf Struktur Kurikulum Baru SD 2013

0

Bookmark and Share



Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 di sektor pendidikan, penataan kurikulum pendidikan menjadi salah satu target yang harus diselesaikan. Rencananya pada Juni 2013 nanti, sekolah yang ada di Indonesia sudah mulai menggunakan kurikulum baru yang kini masih dibahas. Draf perubahan kurikulum sudah dipaparkan di depan Wakil Presiden RI, Boediono, Selasa (13/11/2012).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa perubahan kurikulum ini merata untuk tiap jenjang baik dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Ini dilakukan di tiap jenjang sekolah. Tujuannya tentu untuk menjawab tantangan jaman yang terus berubah agar anak-anak ini mampu bersaing di masa depan nanti," kata Nuh saat jumpa pers di Kantor Kemdikbud, Selasa (13/11/2012).

Untuk jenjang SD, anak-anak tidak lagi mempelajari masing-masing mata pelajaran secara terpisah pada kurikulum baru ini. Pembelajaran berbasis tematik integratif yang diterapkan pada tingkatan pendidikan dasar ini menyuguhkan proses belajar berdasarkan tema untuk kemudian dikombinasikan dengan mata pelajaran yang ada.

6 mata pelajaran berbasis tematik

Seperti diketahui, mata pelajaran untuk anak SD yang semula berjumlah 10 mata pelajaran dipadatkan menjadi enam mata pelajaran yaitu Agama, PPKn, Matematika, bahasa Indonesia, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan serta Seni Budaya dalam kurikulum baru ini. Sementara empat mata pelajaran yang dulu berdiri sendiri yaitu IPA, IPS, Muatan Lokal dan Pengembangan Diri diintegrasikan dengan enam mata pelajaran lainnya.

"Memang sewajarnya seperti itu. IPA dan IPS dijadikan penggerak dan masuk dalam materi bahasan semua mata pelajaran. Begitu pula dengan mulok dan pengembangan diri itu kaitannya nanti dengan seni budaya," ujar Nuh.

Dengan pemadatan mata pelajaran dan pembelajaran berbasis tema ini, anak-anak juga tidak akan lagi kerepotan membawa buku yang banyak dalam tasnya. Nuh mengungkapkan dengan pendekatan tematik ini, anak-anak hanya perlu membawa paling tidak dua atau tiga buku sesuai dengan tema yang dipilih pada minggu tersebut.

Belajar di sekolah lebih lama

Namun berkurangnya mata pelajaran dalam kurikulum ini justru membuat durasi belajar anak di sekolah bertambah. Nuh menjelaskan bahwa metode baru ini mengharuskan anak-anak untuk ikut aktif dalam proses pembelajaran dan mengobservasi tiap tema yang menjadi bahasan.

"Pola ini tentu tidak bisa dilakukan dengan durasi belajar sebelumnya. Untuk itu ditambah sebanyak empat jam pelajaran per minggu," jelas Nuh.

Dengan demikian, untuk kelas I-III yang awalnya belajar selama 26-28 jam dalam seminggu bertambah menjadi 30-32 jam seminggu. Sementara pada kelas IV-VI yang semula belajar selama 32 jam per minggu di sekolah bertambah menjadi 36 jam per minggu.

"Penambahan jam belajar ini masih sesuai karena dibandingkan negara lain, Indonesia terbilang masih singkat durasinya untuk anak usia 7-9 tahun," ungkap Nuh.

Pramuka jadi ekskul wajib

Dari berbagai paparan di atas, bahasa Inggris yang sebelumnya sempat disebut-sebut akan dihilangkan memang tidak tercantum dalam salah satu mata pelajaran yang ada. Ternyata untuk tingkat SD ini, bahasa Inggris masuk dalam kegiatan ekstra kurikuler bersama dengan Palang Merah Remaja (PMR), UKS dan Pramuka.

"Pramuka ini akan jadi ekskul wajib untuk berbagai jenjang tidak hanya di SD saja. Nanti akan dibicarakan juga dengan Kemenpora," tuturnya.

Demikian bentuk kurikulum baru yang akan diberlakukan pada anak-anak tingkat SD. Sistem pembelajaran berbasis tematik integratif ini sendiri telah dijalankan di banyak negara seperti Inggris, Jerman, Perancis, Finlandia, Skotlandia, Australia, Selandia Baru, sebagian Amerika Serikat, Korea Selatan, Singapura, Hongkong dan Filipina.

Read More >>

Cara Meningkatkan Prestasi di Sekolah

1

Bookmark and Share
Cara Meningkatkan Prestasi Siswa

1. Jadilah seorang pemimpin. Latihlah rasa tanggung jawabmu.
Apabila guru meminta bantuanmu untuk mengerjakan sesuatu misalnya membersihkan kelas, jangan ragu untuk menerimanya. Ajak beberapa teman kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bersama-sama.

2. Mendengarkan penjelasan guru dengan baik.
Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru apabila kamu mengetahui jawabannya. Jangan menunggu guru untuk memanggil kamu untuk menjawab pertanyaan.

3. Jangan malu untuk bertanya.
Selalu ajukan pertanyaan kepada guru apabila tidak mengerti tentang sesuatu hal.

4. Kerjakan PR dengan baik, jangan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakannya.
Jangan malas mengerjakan PR dengan alasan lupa atau menunda-nunda mengerjakannya. Enak kan kalau kita cepat mengerjakan PR, jadi masih punya banyak waktu untuk bermain dan nonton TV deh!

5. Setiap pulang dari sekolah, selalu mengulang pelajaran yang tadi diajarkan.
Nanti sewaktu ada ulangan jadi tidak banyak yang harus dipelajari! Asyik!

6. Cukup istirahat, makan dan bermain.
Semuanya dilakukan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering ingin cepat-cepat bermain dan melupakan segala hal penting lainnya, contohnya makan dan istirahat. Padahal setelah seharian di sekolah, tak terasa badan kita membutuhkan masukan energi tambahan yang bisa didapatkan dari istirahat dan makanan yang kita makan. Oleh karenanya kita harus dapat membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermain. Kalau semuanya dilakukan dengan baik, badan jadi segar setiap hari! Jadi tidak sering mengantuk di kelas!

7. Banyak berlatih pelajaran yang kurang disuka.
Apabila kamu tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contohnya matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau belajar berkelompok dengan teman. Sehabis belajar bisa bermain dan menambah teman baru di tempat kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika, kalian malahan menyukainya.

8. Ikutilah kegiatan ektrakurikuler yang kamu senangi.
Cari tahu kegiatan apa yang cocok dan kamu suka. Contohnya apabila kalian suka pelajaran tae kwon do, cobalah untuk mengikuti kursus dari kegiatan tersebut, sehingga selain belajar pelajaran-pelajaran yang diajarkan di sekolah, kalian juga dapat mendapatkan pelajaran tambahan di luar sekolah.


9. Cari seorang pembimbing yang baik.
Orangtua adalah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang jelas dari keterangan guru di sekolah, kalian dapat menanyakan hal tersebut kepada orang tua. Selain itu, kalian juga dapat belajar dari teman yang berprestasi.

10. Jangan suka mencontek teman.
Kalau mencontek, kamu bisa bodoh karena tidak berpikir sendiri. Lagipula belum tentu, teman yang kamu contek itu menjawab pertanyaan dengan benar. Belum lagi kalau ketahuan guru dan teman lain, malu kan? Kalau kamu rajin belajar, pasti bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar sehingga ulangan dapat nilai baik.
Read More >>

Tips Menjadi Siswa sukses

0

Bookmark and Share
Tips Siswa Sukses

Sekolah dengan tahun ajaran baru sudah dimulai. Itu artinya kita harus mulai untuk rajin belajar lagi agar kita dapat melewati tahun ini dengan baik. Nah, agar kalian dapat menjadi seorang murid yang sukses melewati tahun ajaran ini, tips-tips dibawah ini mudah-mudahan dapat membantu:

1. Usahakan untuk masuk sekolah setiap hari.

Kadang kita merasa malas untuk bangun pagi, apalagi kalau di hari Senin. Aduh, rasanya masih mengantuk sekali. Akhirnya kita berpikir untuk mencari alasan agar tidak masuk sekolah. Untuk mengejar ketinggalan, kalian meminjam catatan dari temanmu. Eit, tunggu dulu, dengan meminjam catatan dari teman bukan berarti kalian dapat mengerti apa yang diajarkan oleh bapak dan ibu guru di sekolah lho. Pada saat temanmu menulis catatan tersebut, dia menuliskan apa yang dianggap perlu olehnya. Nah, bagaimana kalau ternyata ada hal penting lain yang tidak tercatat olehnya? Wah, bisa-bisa saat ditanyakan di ulangan, kita tidak dapat menjawabnya.

2. Mulailah masuk ke kelas dengan perasaan terbuka.

Kalian pasti bertanya-tanya, apa sih maksud dari kalimat diatas? Kita sering merasakan kita menyukai kelas yang satu sedangkan ada juga kelas yang tidak kita sukai. Entah itu karenanya gurunya galak, tidak dapat menerangkan dengan baik atau bahan yang diajarkan tidak menarik. Karena alasan itulah akhirnya kita sering ogah-ogahan untuk mengikuti kelas tersebut dengan baik. Wah, kalau kita merasa begini terus, bisa-bisa kita tidak dapat nilai bagus di buku rapor. Agar, nilai di rapor tetap memuaskan cobalah untuk tidak langsung men-cap kelas tersebut tidak menyenangkan. Dengarkan apa yang diajarkan oleh guru tersebut, lalu resapi pelajaran yang diajarkan hingga kalian mengerti. Kalau ada yang kurang jelas, cobalah untuk bertanya kepada guru tersebut. Ingat, bahwa semua guru menginginkan agar muridnya pintar dan beliau tidak akan lelah untuk mengajari hingga kalian mengerti. Dengan begitu, selain kamu mengerti pelajaran yang diajarkan, kalian juga menciptakan hubungan yang baik dengan guru kalian.

3. Selalu siap sebelum masuk kelas.

Untuk memastikan bahwa pelajaran yang diajarkan dimengerti oleh para muridnya, guru sering memberikan latihan untuk di rumah atau yang kita sebut dengan pekerjaan rumah (PR). Biasakan untuk menyelesaikan dan mengumpulkan PR tersebut di saat yang ditentukan. Apabila kalian kesulitan menyelesaikan tugas tersebut, kalian dapat meminta bantuan dari ayah, ibu, kakak, teman sekelas atau bahkan dari guru mata pelajaran tersebut. Begitu juga dengan tugas-tugas lain seperti prakarya atau kerajinan tangan. Cobalah untuk mengumpulkan tepat pada waktunya. Dengan demikian, nilai yang kalian dapatkan utuh dan tidak dipotong karena terlambat mengumpulkan.

4. Ikuti bimbingan belajar.

Kalian atau bahkan teman kalian pasti ada yang pernah ikut bimbingan belajar bukan? Bimbingan belajar dapat membantu kalian untuk lebih memperdalam pelajaran yang diajarkan di sekolah. Banyak bimbingan-bimbingan belajar yang dapat kalian ikuti. Pastikan sebelum mendaftar, bimbingan belajar yang kalian pilih merupakan bimbingan belajar yang baik. Coba tanyakan dengan teman kalian, bimbingan belajar apa yang diikutinya dan apakah itu membantunya untuk mengerti pelajaran di sekolah.
Read More >>

Pentingnya Lagu Untuk Anak

0

Bookmark and Share
lagu untuk anak

Lagu anak-anak memang kaya akan menfaat. Tidak hanya berguna untuk menghibur anak-anak, namun lagu anak-anak sudah menjadi bagian dari pendidikan anak usia dini di Negara kita. Coba bayangkan, bila di dalam dunia pendidikan anak usia dini dan Taman kanak-kanak tidak ada lagu anak-anak. Hmmm… Pasti suasana belajar menjadi kering. Lagu anak-anak memang sangat efektif dalam membangkitkan mood anak-anak dalam belajar dan bermain.

Saking bermanfaatnya lagu anak-anak dalam dunia pendidikan anak usia dini, banyak guru-guru yang menggubah lagu-lagu lain dan menjadikannya lagu yang memiliki unsur pendidikan. Seperti diungkapkan oleh Bunda Nonik, seorang pendidik PAUD, PAUD tempat beliau berkarya sangat mengandalkan lagu-lagu anak sebagai media pengajaran. Bunda Nonik mengungkapkan bahwa lagu anak-anak di tempat beliau berkarya tidak hanya dinyanyikan sebelum pelajaran dimulai, namun juga sebelum dimulainya sebuah kegiatan keagamaan. Lagu –lagu anak yang dinyanyikan tersebut menyesuaikan kegiatan keagamaan yang hendak dilakukan. Misalnya sebelum mengajar nama-nama Nabi, mengajar nama-nama malaikat, selalu dimulai dengan menyanyikan lagu anak-anak yang sesuai dengan tema. Lalu sebelum melakukan kegiatan-kegiatan tertentu pun, selalu dimulai atau diakhiri dengan lagu anak-anak. Misalnya sebelum dan sesudah makan siang, gosok gigi, bermain, dan lain-lain. Bunda Nonik mengungkapkan kalau lagu anak-anak sangat efektif menarik minat anak-anak untuk mau belajar dan melakukan sesuatu.

Namun dibalik semua keunggulan lagu-lagu anak di dunia pendidikan anak usia dini, ada beberapa orang tua yang tidak menyukai buah hatinya terlalu banyak bernyanyi di sekolah. Jadi buat para pendidik PAUD, bila anda merasa di sekolah anda terlalu banyak memberikan kegiatan bernyanyi, alangkah lebih baik bila anda bisa memberikan sesuai porsinya. Pendapat Bunda Nonik perlu diperhatikan. Karena Bunda Nonik memang banyak menggunakan lagu-lagu anak dalam mengajar anak didiknya, namun beliau lebih melihat pada manfaatnya, tidak hanya memberikan lagu anak-anak sesuai kesenangan hatinya dan hanya bertujuan menyenangkan anak-anak. Bagaimana pun kewajiban seorang pendidik TK dan PAUD tidak hanya mengajar bernyanyi, namun mentransfer ilmu kepada anak didiknya, dan lagu anak-anak adalah salah satu sarananya.

Lalu yang tidak boleh dilupakan lagi, saat ini memang banyak pendidik PAUD menggunakan lagu-lagu anak sebagai media pendidikan. Banyak pendidik PAUD menggunakan lagu-lagu anak terbaru dalam mengajar anak didiknya. Tidak jarang mereka menggunakan nada dari lagu-lagu lain untuk diubah menjadi lagu yang bermanfaat. Bila anda salah satunya, alangkah lebih bijaksana buat anda untuk meminta ijin terlebih dahulu pada penciptanya. Bila tidak sempat meminta ijin pada penciptanya, alangkah lebih bijaksananya kalau anda memperkenalkan pencipta lagu asli pada anak-anak didik anda. Mengapa? Supaya anda tidak dituduh (meski secara tidak langsung) mengajarkan penjiplakan atau pelanggaran hak cipta lagu.
Read More >>

10 Tips Belajar efektif Untuk Anak

0

Bookmark and Share
10 Tips Belajar efektif Untuk Anak
Ada baiknya Anda membuat persiapan yang baik buat satu semester ke depan. Tak ubahnya para peserta diri yang dituntut mempersiapkan segala keperluan, seperti buku pelajaran, buku tulis atau baju seragam. Selain itu, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan, Pertama, tentukan target Anda di semester ini apa. Kemudian buat jadwal harian yang isinya langkah-langkah menuju target tersebut. Supaya target belajar goal-nya lebih cepat, berikut ada beberapa tips bagaimana cara belajar yang efektif, yang telah teruji oleh beberapa negera maju. Tips ini bisa Anda jalankan sendiri, atau ditularkan kepada peserta didik Anda.

1. Seorang teman dari Amerika memberi saran belajar yang dia dapat dari ayahnya. Hari pertama sekolah, ulang kembali pelajaran yang telah didapat. Setelah itu baca singkat dua halaman materi berikutnya buat cari kerangkanya saja. Begitu pelajaran tersebut diterangkan guru esoknya, Anda sudah punya gambaran atau dasarnya, tinggal menambahkan saja apa yang belum Anda tahu. Jadi begitu pulang sekolah, tinggal mengulang saja untuk mencari kesimpulan atau ringkasan.

2. Usahakan selalu konsentrasi penuh waktu mendengarkan pelajaran yang disampaikan guru atau totor. Materi yang Anda dengar bakal mudah dipanggil lagi begitu Anda menghapal ulang pelajaran tersebut.

3. Beberapa teman juga merekomendasikan untuk mengetik ulang catatan pelajaran ke dalam komputer. Logikanya, dengan mengetik ulang catatan berarti sama saja dengan membaca ulang pelajaran yang baru saja didapat dari sekolah. Materi yang diulang tadi bisa tersimpan di memori otak buat jangka waktu yang lama. Lebih bagus lagi kalo membacanya kembali atau mempelajari catatan tersebut setelah diketik.

4. Cara lain adalah dengan membaca ulang catatan pelajaran kemudian buat kesimpulan dengan kalimat sendiri. Supaya dapat terpatri lama di memori, tulis kesimpulan tadi di secarik kertas kecil seukuran kartu nama. Kartu-kartu tersebut efektif untuk mengulang dan membaca singkat kala senggang.

5. Teman lainnya menyarankan untuk selalu menggunakan buku catatan yang berbeda pada setiap mata pelajaran. Cara ini dinilai lebih teratur sehingga pada waktu ingin mengulang suatu pelajaran kita tidak perlu lagi harus membuka semua buku.

6. Mengulang pelajaran tidak selamanya harus dengan membaca atau menulis. Mengajari teman lain tentang materi yang baru diulang bisa membuatmu selalu ingat akan materi tersebut. Bagusnya lagi, Anda menjadi lebih paham akan materi tersebut.

7. Belajar mendadak menjelang tes memang tidak efektif. Paling tidak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Caranya: selalu buat ringkasan atau kesimpulan pada setiap pelajaran, kalau perlu pakai tabel atau gambar ilustrasi supaya mudah diingat.

8. Ada beberapa teman di Australia yang menyukai waktu belajar pada siang hari. Maklum, badan masih segar setelah tidur cukup di malam hari, jadi semangat masih tinggi. Kondisi yang bagus tersebut tidak mereka sia-siakan begitu saja. Pagi mereka konsentrasi penuh pada pelajaran di kelas dan siangnya konsentrasi untuk mengulang kembali. Malam hari hanya mereka gunakan untuk mengerjakan aktivitas ringan atau pekerjaan rumah. Jadi tidak pernah ada kata begadang.

9. Kalau badan capek, bakal susah buat konsentrasinya. Beberapa teman menyarankan untuk libur dulu dari acara olah raga atau kegiatan fisik lainnya sehari menjelang ulangan umum.

10. Belajar sambil mendengarkan musik memang asyik. Pilih music yang tenang tapi menggugah. Musik klasik macam Beethoven ato Mozart bisa dicoba. Musik tipe ini cocok banget buat menemani kamu selama mengerjakan tugas yang jawabannya sudah pasti, seperti matematika, ilmu alam atau bahasa asing. Dijamin stamina belajar Anda akan selalu berisi dan penuh semangat.
Read More >>

Dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) Dan Permasalahannya

0

Bookmark and Share
Dana BOS dan Permasalahannya

Dana Bantuan Opersional Sekolah ( BOS ) hakekatnya adalah dana bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban rakyat dari biaya pendidikan, hal ini juga dimaksutkan agar sekolah - sekolah di Indonesia dapat berjalan memberikan pendidikan dengan baik dan bermutu tanpa memunggut biaya kepada siswanya.
Penggunaan dana ini juga telah di atur dan berikut adalah penggunaan yang di perbolehkan oleh pemerintah :

Penggunaan Dana BOS
  1. Pembelian/penggandaan buku teks pelajaran, yaitu untuk mengganti yang rusak atau untuk memenuhi kekurangan.
  2. Pembiayaan seluruh kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru, yaitu biaya pendaftaran, penggandaan formulir, administrasi pendaftaran, dan pendaftaran ulang, pembuatan spanduk sekolah bebas pungutan, serta kegiatan lain yang berkaitan langsung dengan kegiatan tersebut (misalnya untuk fotocopy, konsumsi panitia, dan uang lembur dalam rangka penerimaan siswa baru, dan lainnya yang relevan);
  3. Pembiayaan kegiatan pembelajaran remedial, PAKEM, pembelajaran kontekstual, pembelajaran pengayaan, pemantapan persiapan ujian, olahraga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka, palang merah remaja, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan sejenisnya (misalnya untuk honor jam mengajar tambahan di luar jam pelajaran, biaya transportasi dan akomodasi siswa/guru dalam rangka mengikuti lomba, fotocopy, membeli alat olah raga, alat kesenian dan biaya pendaftaran mengikuti lomba);
  4. Pembiayaan ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan laporan hasil belajar siswa (misalnya untuk fotocopi/ penggandaan soal, honor koreksi ujian dan honor guru dalam rangka penyusunan rapor siswa);
  5. Pembelian bahan-bahan habis pakai seperti buku tulis, kapur tulis, pensil, spidol, kertas, bahan praktikum, buku induk siswa, buku inventaris, langganan koran/majalah pendidikan, minuman dan makanan ringan untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah, serta pengadaan suku cadang alat kantor;
  6. Pembiayaan langganan daya dan jasa, yaitu listrik, air, telepon, internet, modem, termasuk untuk pemasangan baru jika sudah ada jaringan di sekitar sekolah. Khusus di sekolah yang tidak ada jaringan listrik, dan jika sekolah tersebut memerlukan listrik untuk proses belajar mengajar di sekolah, maka diperkenankan untuk membeli genset;
  7. Pembiayaan perawatan sekolah, yaitu pengecatan, perbaikan atap bocor, perbaikan sanitasi/WC siswa, perbaikan pintu dan jendela, perbaikan mebeler, perbaikan sanitasi sekolah, perbaikan lantai ubin/keramik dan perawatan fasilitas sekolah lainnya;
  8. Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer. Untuk sekolah SD diperbolehkan untuk membayar honor tenaga yang membantu administrasi BOS;
  9. Pengembangan profesi guru seperti pelatihan, KKG/MGMP dan KKKS/MKKS. Khusus untuk sekolah yang memperoleh hibah/block grant pengembangan KKG/MGMP atau sejenisnya pada tahun anggaran yang sama tidak diperkenankan menggunakan dana BOS untuk peruntukan yang sama;
  10. Pemberian bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin yang menghadapi masalah biaya transport dari dan ke sekolah, seragam, sepatu/alat tulis sekolah bagi siswa miskin yang menerima Bantuan Siswa Miskin . Jika dinilai lebih ekonomis, dapat juga untuk membeli alat transportasi sederhana yang akan menjadi barang inventaris sekolah (misalnya sepeda, perahu penyeberangan, dll);
  11. Pembiayaan pengelolaan BOS seperti alat tulis kantor (ATK termasuk tinta printer, CD dan flash disk), penggandaan, surat-menyurat, insentif bagi bendahara dalam rangka penyusunan laporan BOS dan biaya transportasi dalam rangka mengambil dana BOS di Bank/PT Pos;
  12. Pembelian komputer (desktop/work station) dan printer untuk kegiatan belajar siswa, masing-masing maksimum 1 unit dalam satu tahun anggaran;
  13. Bila seluruh komponen 1 s.d 12 di atas telah terpenuhi pendanaannya dari BOS dan masih terdapat sisa dana, maka sisa dana BOS tersebut dapat digunakan untuk membeli alat peraga, media pembelajaran, mesin ketik, peralatan UKS dan mebeler sekolah. 
Semua hal yang berkaitan dalam penggunaan dana BOS  telah diatur dengan baik. 

POLEMIK YANG TERJADI 

Namun ada polemik yang terjadi dalam hal pemberian dana BOS yang mungkin perlu juga di perhatikan oleh pemerintah karena dengan bantuan ini ternyata dapat juga lebih membebani sekolah -sekolah. Oleh karena itu pemerintah juga harus memperhatikan kebijakan yang mungkin terlewatkan dalam pemberian dana BOS ini. Mungkin sebagian orangtua siswa belum tahu mekanisme pemberian bantuan ini, sehingga kadangkala sekolah masih menerapkan kebijakan untuk memunggut biaya di sekolah tersebut 
Besarnya dana BOS pada yang di terima setiap sekolah sangatlah berbeda, setiap siswa mempunyai bantuan sbb:
  1. SD/SDLB                                                     :    Rp 580.000,-/siswa/tahun
  2. SMP/SMPLB/SMPT                             :    Rp 710.000,-/siswa/tahun
, Di karenakan pemberian dana BOS tergantung jumlah siswa yang di miliki setiap sekolah semakin banyak siswa yang di miliki oleh sekolah semakin besar pula dana BOS yang di terima oleh sekolah - sekolah tersebut, begitu juga sebaliknya semakin sedikit jumlah siswa di sekolah tersebut semakin sedikit pula dana yang akan di terima nantinya oleh sekolah. hal ini yang menjadi sorotan saya mengapa tidak dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar antara sekolah yang mempunyai siswa banyak dan sekolah yang mempunyai siswa sedikit tidaklah berbeda namun mengapa hanya dengan jumlah siswa yang kecil dana yang di berikan kecil. Contoh kasus yang sering terjadi adalah dalam pelaksanaan kegiatan seperti ke pramukaan setiap sekolah di haruskan membawa dua regu putra dan putri dengan jumlah setiap regu 10 orang, dalam hal ini tidak mengenal sekolah dengan jumlah siswa sedikit atau sekolah dengan jumlah siswa yang banyak pasti membutuhkan dana yang sama. untuk kegiatan ini. Kasus seperti inilah yang membebani sekolahh kecil dan membutuhkan perhatian dari pemerintah karena baik sekolah yang mempunyai siswa sedikit dan siswa banyak tidaklah sangat berbeda dalam hal pelaksanaan kegitan sekolah dan pasti juga tidaklah berbeda jauh dalam hal pendanaan.
Read More >>

Dunia Pendidikan di Kabupaten Banggai

0

Bookmark and Share
Dunia Pendidikan di Kabupaten Banggai

Menelisik dunia pendidikan di Kabupaten Banggai khususnya di kota Luwuk Bisa di katakan maju untuk kota yang sedang berkembang dan berbenah. Hal ini di dasari dengan banyaknya sekolah - sekolah mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMU dan Perrguruan Tinggi yang banyak terdapat di dalam kota Luwuk baik sekolah swasta maupun negeri. Namun patut di sayangkan Perguruan Tinggi yang ada di kota Luwuk belum ada  yang berstatus negeri, namun hal ini bukanlah suatu halangan atau masalah yang besar karena beberapa Perguruan Tinggi yang ada terbilang maju. 
Untuk beberapa sekolah tingkat SD dan SMP sudah ada yang berstatus Sekolah Standar Nasional ( SSN ) bahkan berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf  Internasional ( RSBI ) , hal ini menunjukan kualitas yang baik untuk dunia pendidikan khususnya di kota Luwuk, namun bukan berarti semua sudah berjalan dengan baik masih ada beberapa point yang perlu di perhatikan untuk instasi yang terkait, berikut hal - hal yang perlu di perhatikan oleh pemerintah: 
1.prasarana sekolah  yang perlu di perhatikan untuk peningkatan lebih lanjut. Hal ini di dasari  karena tidak semua sekolah mempunyai fasilitas yang lengkap. ada beberapa sekolah yang tidak mempunyai lab bahasa atau lab IPA.
2. Untuk bangunan sekolah sudah di katakan sangat baik untuk sekolah yang berada dalam kota Luwuk, Namun ruangan kelas yang kurang untuk kegiatan belajar yang perlu menjadi poin berikut untuk di Perhatikan. sebagai contoh terkadang siswa di suatu sekolah harus bergantian untuk memakai ruangan kelas, bahkan dalam satu rombongan belajar terkadang melebihi jumlah siswa yang ideal untuk pembelajaran yaitu 20 - 22 siswa per rombongan belajar. Terkadang dalam satu rombongan belajar di suatu sekolah terdapat 30 - 45 siswa,, hal ini tidakdapat di hindarkan sekolah karena ruang belajar yang minim. Tentu ini menimbulkan dampak yang negatif untuk kegiatan belajar mengajar.

Read More >>
 
Luwuk Media Design by Trick and Tips Powered by Blogger